RAKATA

Ragam KSDA Dalam Berita

Operasi Gabungan Balai KSDA Lampung dan Pol Air Polda Lampung Sita 2,2 ton Cangkang Kima Raksasa

Tinggalkan komentar

?????????????????????????????????????????Baru-baru ini petugas Balai KSDA Lampung dalam operasi gabungan perlindungan hutan dengan Direktorat Polisi Perairan Polda Lampung mengamankan sedikitnya 4 orang tersangka dengan barang bukti 2,2 ton cangkang kima raksasa (Tridacna gigas). Tiga orang tersangka berinisial RG (59 tahun), AL (37 tahun) keduanya warga Jl. Ikan Sepat Gg Hi. Abdul Hamid 2 RT 42 Kota Bandar Lampung dan AW (39 tahun) warga Jl. Ikan Kapasan Kecamatan Teluk Betung Utara Kota Bandar Lampung. Tersangka diciduk saat mengambil kima raksasa di perairan laut Kabupaten Pesawaran dengan barang bukti 1 unit kapal motor dan ±200 kg cangkang kima. Berdasarkan keterangan tersangka, cangkang-cangkang kima tersebut mereka jual dengan harga Rp. 1000,- per kg kepada penampung kima di gudang agen Bandar Lampung. Tanpa menunggu waktu lama, petugas bergerak menggerebek tempat penampungan kima di Bandar Lampung. Hasilnya adalah 2 ton cangkang kima raksasa berhasil diamankan, sedangkan penampungnya AWD (43 tahun) warga Jl. Ikan Kembung No. 65 Kota Bandar Lampung dijebloskan ke dalam sel tahanan Markas Polisi Perairan Polda Lampung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Perbuatan tersangka menyimpan, memiliki dan atau memperniagakan satwa liar dilindungi undang-undang berupa cangkang kima raksasa (Tridacna gigas) dalam keadaan mati atau bagian-bagiannya merupakan tindak pidana kehutanan bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya melanggar ketentuan Pasal 21 Ayat (2) Huruf b dan atau Huruf d jo. Pasal 40 Ayat (2) Undang-undang No. 5 tahun 1999 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Kima (Tridacna sp.) adalah genus kerang-kerangan berukuran besar penghuni perairan laut hangat. Kima termasuk dalam famili Tridacnidae. Sebagai kelas Bivalvia, hewan ini bertubuh lunak yang dilindungi sepasang cangkang bertangkup. Bernapas dengan insang dengan alat gerak kima berupa kaki perut yang termodifikasi untuk menggali pasir atau dasar perairan. Beberapa jenis kima melekatkan diri pada substrat berbatu dengan semacam rambut atau organ yang disebut byssus.

Di antara semua jenis kerang, kima adalah salah satu kerang dengan bentuk dan ciri yang paling unik. Ukuran cangkangnya sangat besar dan berat, sehingga disebut kerang raksasa (giant clam). Saat ini tercatat 10 jenis kima yang tersebar di perairan tropis di Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Indonesia merupakan pusat penyebaran kima di dunia. Berdasarkan PP No. 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar setidaknya terdapat 7 jenis kima yang dilindungi yakni: 1). Kima Kuku Beruang/Kima Pasir (Hippopus hippopus); 2). Kima Cina/Kima Porselen (Hippopus porcellanus); 3). Kima Kunia/Kima Lubang (Tridacna crocea); 4). Kima Selatan (Tridacna derasa); 5). Kima Raksasa (Tridacna gigas); 6). Kima Kecil (Tridacna maxima); dan 7). Kima Sisik/Kima Seruling (Tridacna squamosa).

*** M. Haryanto, S.H., M.Hum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s