RAKATA

Ragam KSDA Dalam Berita

Lampung Fair 2013, Go Green Culture

Tinggalkan komentar

IMG_3884Lampung Fair 2013, event tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaan perayaan pesta rakyat ini dihelat selama 21 hari ini pada tanggal 7 – 27 Juni 2013 di Kompleks Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim Bandar Lampung. Mengusung tema “Go Green Culture”, Lampung Fair 2013 diselenggarakan untuk mengajak masyarakat Lampung peduli terhadap lingkungan. Gubernur Lampung, Bpk. Drs. Sjachroedin ZP,S.H., membuka secara resmi event terbesar di Lampung ini pada Jumat 7 Juni 2013 pukul 20.00 WIB. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Lampung Fair ini bertujuan agar masyarakat Lampung mengetahui program pembangunan di seluruh kabupaten dan kota di Lampung dalam rangka menuju Lampung yang maju dan bersaing dengan daerah lain. Ia juga menyebutkan kegiatan ini sebagai ajang promosi pembangunan daerah dan perusahaan untuk memperkenalkan potensi baik wisata maupun produk.

Kegiatan Lampung Fair 2013 ini diikuti oleh 226 stand yang terdiri atas pemerintah kabupaten dan kota, perusahaan swasta, BUMN dan instansi pemerintah pusat. Balai KSDA Lampung sebagai salah satu unit pelaksana teknis Kementerian Kehutanan juga turut berpartisipasi pada event ini. Sejak awal pameran ini dibuka, stand Balai KSDA Lampung tidak pernah sepi pengunjung. Tercatat kurang lebih 1.700 orang berkunjung ke stand Balai KSDA Lampung dengan rata-rata kunjungan 80 orang setiap harinya. Pengunjung terdiri dari berbagai macam profesi dan kalangan usia, ada karyawan swasta, PNS, ibu rumah tangga, pelajar dan mahasiswa, orang dewasa maupun anak-anak.

Pemandu yang dipersiapkan oleh Balai KSDA Lampung berasal dari pegawai sebanyak 12 orang.  Pemandu bertugas untuk memandu dan memberikan penjelasan tentang materi-materi yang ditampilkan. Secara bergantian pemandu melakukan penjagaan setiap harinya dari hari Senin hingga Jumat pukul 16.00 – 22.00 WIB dan pada hari Sabtu dan Minggu pukul 10.00 – 22.00 WIB. Kepala Balai KSDA Lampung, Bpk. Ir. Supriyanto yang hadir pada acara pembukaan Lampung Fair 2013 mengatakan bahwa stand BKSDA Lampung kali ini dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya terutama pada aspek dekorasi, materi pameran, dan pemandu stand sudah dipersiapkan dari jauh hari. Oleh karena itu, pelaksanaan kali ini Balai KSDA Lampung lebih siap menyajikan dan memberikan informasi baru dan up to date yang bermanfaat bagi masyarakat pengunjung stand. Pada kesempatan ini juga Kepala Balai KSDA Lampung berkesempatan memberikan pertanyaan kepada 2 orang pengunjung dan memberikan souvenir sebagai hadiah.

Stand Balai KSDA Lampung ditata dengan begitu apik dan natural sehingga membuat kesan pengunjung seakan menyatu dengan alam. Adanya dekorasi berupa air mancur dan bibit pohon serta dihadirkannya awetan harimau sumatera semakin menciptakan suasana di dalam hutan. Materi lain juga dihadirkan di stand Balai KSDA Lampung seperti informasi tentang CA/CAL kepulauan krakatau dan pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar berupa banner, leaflet, buku informasi dan poster.

IMG_3920Sebagai tambahan daya tarik pengunjung, setiap akhir pekan stand Balai KSDA Lampung juga menghadirkan komunitas pecinta ular ATROX SNAKE. Komunitas ini memberikan edukasi dan pengetahuan tentang binatang melata tersebut yang bertujuan untuk mendekatkan satwa-satwa kepada masyarakat. Hal ini perlu dilakukan agar kesan “liar dan menakutkan” dari satwa yang selama ini tersugesti dalam pikiran sebagian besar masyarakat bisa terkikis. Sehingga manusia tidak lagi mengangap satwa sebagai musuh dan harus dibunuh, namun satwa dipersepsikan sebagai “sahabat” sesama mahkluk Tuhan yang harus juga dilindungi dan dilestarikan. Banyaknya orang yang datang ke stand Balai KSDA Lampung salah satunya juga untuk berfoto bersama ular sanca (Phyton reticulatus) yang didatangkan oleh komunitas ini.

Para pengunjung terlihat sangat antusias pada materi yang ditampilkan stand Balai KSDA Lampung, terlihat dari banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pengunjung kepada pemandu stand. Pertanyaan yang paling banyak muncul adalah terkait dengan CA/CAL Kepulauan Krakatau, kawasan ini menaruh minat yang luar biasa pada pengunjung karena eksotisnya dan sejarah ledakan yang begitu menggemparkan terutama bagi masyarakat Lampung. Mereka mempertanyakan juga terkait izin dan kegiatan-kegiatan apa saja yang bisa dilakukan di kawasan tersebut. Pertanyaan lain yang juga menjadi perhatian adalah tentang peredaran tumbuhan dan satwa liar di Provinsi Lampung. Hal ini menjadi sorotan pengunjung yang datang karena banyaknya perburuan dan perdagangan satwa ilegal yang banyak melibatkan oknum aparat.

Pada hari terakhir pameran Lampung Fair 2013, panitia melakukan pengundian dan memberikan hadiah menarik untuk pengunjung stand yang telah berhasil menjawab kuis yang disediakan panitia. Hadiah diberikan secara langsung kepada pemenang di tempat pameran dan sebagian pemenang lagi melakukan pengambilan hadiah di kantor Balai KSDA Lampung. Seorang pemenang mengaku sangat terkejut mendapatkan hadiah tersebut dan mengucapkan terima kasih atas informasi yang diperolehnya dari pemandu stand yang ramah-ramah. “Semoga ke depan stand Balai KSDA Lampung dapat memberikan informasi yang lebih mengedukasi dan memberikan banyak pengetahuan kepada pengunjung”, ungkapnya.

***Srf.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s