RAKATA

Ragam KSDA Dalam Berita

Stand BKSDA Lampung pada Lampung Fair 2011 Dipadati Pengunjung

Tinggalkan komentar

Pameran Lampung Fair Tahun 2011 kali ini terasa berbeda karena pameran ini merupakan penggabungan dari 3 (tiga) event besar yaitu Pameran Pembangunan, Lampung Expo dan Pesta Rakyat yang merupakan program tahunan dari Pemerintah Propinsi Lampung. Pameran dengan mengusung tema “Lampung As The Future of Economic Creative Power” ini berlangsung selama 18 hari terhitung mulai tanggal 1 – 18 Juli 2011. Penyelenggaraan Lampung Fair 2011 juga adalah dalam rangka menyambut HUT RI ke 66 dan dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Bpk. Drs Sjachroedin ZP,SH.

Selama 18 hari pelaksanaan Lampung Fair 2011, stand Balai KSDA Lampung tidak pernah sepi didatangi pengunjung. Penataan stand yang minimalis modern dengan penambahan ornamen berupa pohon dan daun-daun yang seolah-olah sedang berada di dalam hutan, serta materi pameran yang menarik menjadi keunikan tersendiri bagi pengunjung untuk mendatangi stand Balai KSDA Lampung.

Total pengunjung stand Balai KSDA Lampung diperkirakan 1.800-an pengunjung, dengan rata-rata kunjungan perhari 100 orang. Pengunjung didominasi oleh masyarakat usia muda terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Para pengunjung sangat antusias pada materi-materi yang ditampilkan. Antusiasme pengunjung ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pada pemandu mengenai persoalan-persoalan kehutanan di Provinsi Lampung. Pertanyaan yang juga banyak diajukan mengenai Cagar Alam dan Cagar Alam Laut kepulauan Krakatau, objek-objek wisata alam, upaya konservasi in-situ dan eks-situ, serta keanekaragaman hayati di Provinsi Lampung. Media-media informasi yang disuguhkan pun laris dan habis dibawa pulang oleh pengunjung seperti leaflet, stiker, poster, dan buku.

Untuk menambah daya tarik stand BKSDA Lampung, panitia juga mengadakan kuis serta permainan-permainan menarik yang berhadiah souvenir, seperti mug, pin, dan stiker. Materi kuis berisikan beberapa pertanyaan mengenai kehutanan khususnya bidang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya. Jawaban kuis sesungguhnya telah tersedia di materi, leaflet, banner dan media lainnya yang ditampilkan di dalam stand. Kuis berhadiah ini tentunya memacu para pengunjung untuk lebih dalam lagi membaca dan memahami materi-materi yang ditampilkan. Harapannya semakin banyak masyarakat yang mengetahui, memahami dan menyadari pentingnya upaya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Permainan yang disuguhkan dalam stand BKSDA Lampung bernama “Berburu Pemburu”. Para pengunjung dipersilahkan untuk mencoba menembak para pemburu yang ada di sekitar satwa-satwa yang dilindungi. Pengunjung yang berhasil menembak pemburu akan mendapat hadiah, sebaliknya apabila mengenai satwa-satwa dilindungi akan mendapat hukuman ringan, yaitu menyebutkan nama-nama satwa yang dilindungi lainnya. Permainan ini bertujuan untuk mengkampanyekan “Stop Perburuan Satwa Liar dan Pengambilan Tanaman Liar”.

Selain kuis dan permainan menarik, panitia bekerja sama dengan komunitas pecinta ular “Atrox” menampilkan ular sanca. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan satwa-satwa kepada masyarakat. Hal ini perlu dilakukan agar kesan “liar dan menakutkan” dari satwa yang selama ini tersugesti dalam pikiran sebagian besar masyarakat bisa terkikis. Sehingga manusia tidak lagi mengangap satwa sebagai musuh dan harus dibunuh, namun satwa dipersepsikan sebagai “sahabat” sesama mahkluk Tuhan yang harus juga dilindungi dan dilestarikan.

***Srf.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s